Community of Macroalgae in Tayando-Tam Waters, Southeast Maluku

Rany Dwimayasanti, Dedy Kurnianto

Abstract


Macroalgae is one of the most important economically valuable resources to be developed for food and medicine. This study aims to determine the structure of macroalgae communities by examining the diversity, density, dominance and environmental conditions of its waters. The research was conducted in Tayando-Tam waters, Southeast Moluccas at five stations in September 2015. The study was conducted by transect along 200 meters from the coast to the open shore, observation stations in 50x50 cm quadrant size. The macroalgae community in Tayando-Tam waters is generally in good condition although there is one station that has a moderate dominance value due to a current limiting factor. The macroalgae obtained in five stations are 37 species, dominated by Acanthophora muscoides species, Hypnea spinella, and Halimeda opuntia. Water conditions are still in the optimal range for macroalgae growth.



Keywords


Community, Makroalga, Tayando-Tam

References


Anggadiredja, T. A. Zatnika, H. Purwoto, dan Istini. 2009. Rumput laut. Penebar Swadaya. Jakarta.

Arfah, H. dan K. Yulianto. 2014. Kekayaan jenis rumput laut dan kalkulasinya di Pulau Nusa Laut Maluku Tengah. Prosiding Biodiversitas dan Bioteknologi Sumberdaya Akuatik-UNSOED, 26 Juni 2010, Purwokerto: 122-126.

Arfah, H. dan S.I. Patty. 2014. Keanekaragaman dan biomassa makro algae di perairan Teluk Kotania Seram Barat. Jurnal Ilmiah Platax-UNSRAT 2(2): 63-73.

Aslan, L.M. 1991. Budidaya rumput laut. Kanisius. Yogyakarta.

Atmadja, W. S., A. Kadi., Sulistijo dan R. Satari. 1996. Pengenalan jenis-jenis rumput laut di Indonesia. Pustlibang Oseanologi-LIPI Jakarta: 191 pp

BPS. 2015. Statistik Kecamatan Tayando Tam. BPS-Maluku Tenggara: 9pp

Braune, W. and M, Guiry. 2011. Seaweeds: A Colour Guide to common benthic green, brown, red algae of The World’s oceans. Gantner Verlag.

Bold, H.C. and M.J. Wyne. 1985. Introduction to the algae: structure and reproduction. 2nd ed. Prentice Hall, Inc. Englewood Cliffs.

Hurd, C.L., P. J. Harrison, K. Bischof, C. S. Lobban. 2014. Seaweed ecology and physiology. 2nd ed. Cambridge University Press. U.K..

Indriani, H. dan E. Sumiarsih. 1992. Budidaya, pengolahan, dan pemasaran rumput laut. Penebar Swadaya. Jakarta.

Kadi, A. 2000. Rumput laut di perairan Kalimantan Timur In D.P.

Praseno, W.S. Atmadja, I. Soepangat, Ruyitno, & B.S. Soedibjo (eds.) Pesisir dan Pantai Indonesia IV. Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi-LIPI Jakarta: 107-109.

Kadi, A. 2004. Potensi rumput laut di beberapa perairan pantai Indonesia. Oseana 29(4):25-36.

Kadi, A. 2007. Kondisi habitat dan komunitas makro algae di perairan Pulau Simeulue Aceh Barat paska tsunami. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia-LIPI 33:427-439.

KMNLH. 2004. Keputusan Menteri Negara dan Lingkungan Hidup No.51 tentang Baku Mutu Air Laut untuk Kehidupan Biota Laut.

Krebs, C.Z. 1985. Ecology: the experimental analysis of distribution and abundance. Third Edition. Harper and Row Publisher Inc. New York.

Litaay, C. 2014. Sebaran dan keanekaragaman komunitas makro algae di perairan Teluk Ambon. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 6(1):131-142.

Luning, K. 1990. Seaweed: Their environment, biogeography, and ecophysiology. John Wiley and Sons Inc. Canada.

Munifah, I. 2008. Prospek pemanfaatan alga laut untuk industri. Squalen 3(2):58-62.

Pallalo, A. 2013. Distribusi makroalgae pada ekosistem lamun dan terumbu karang di Pulau Bonenatang, Kecamatan Ujung Tanah, Kelurahan Barrang Lompo [Skripsi]. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Papalia,S. 2013. The studies of seaweed biodiversity and diversity in Baguala Buy, Mollucas Province. Prosiding Basic Science V. Universitas Pattimura, 26 Maret 2013, Ambon 2(1): 122-133.

Priosambodo, D. dan E.W. Ferial. 2006. Analisis vegetasi makroalga di rataan terumbu karang Pulau Katindoang Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Jurnal Bioma 1(2):31-45.

Pulukadang, I., R.C. Keppel, dan G.S. Gerung. A study on bioecology of macroalgae, genus Caulerpa in Northern Minahasa waters, Noerth Sulawesi Province. Aquatic Science and Management 1(1):26-31.

Ruswahyuni, N.A. dan N. Widyorini. 2014. Hubungan kerapatan rumput laut dengan substrat dasar berbeda di perairan pantai Bandengan Jepara. Diponegoro. Journal of Maquares 3(1):99-107.

Santi, M.R., Y. Rahmawati, dan Z.A. Tanjung. 2010. Keanekaragaman makroalgae di pantai Sundak Yogyakarta. Prosiding Biodiversitas dan Bioteknologi Sumberdaya Akuatik-UNSOED, 26 Juni 2010, Purwokerto: 97-101.

Setyawan, I. H., W. Prihatna dan E. Purwanti. 2015. Identifikasi keanekaragaman dan pola penyebaran makroalga di daerah pasang surut pantai Pidakan Kabupaten Pacitan sebagai sumber belajar biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia 1(1):78-88.

Soedjiarto, T. dan A. Albuntana. 2010. Biodiversity of macroalgae in Castel of Sayangheulang, Pamengpeuk, Garut District, West Java Province. Prosiding Biodiversitas dan Bioteknologi Sumberdaya Akuatik-UNSOED, 26 Juni 2010, Purwokerto: 109-115.

Soegiarto, A., Sulistijo, S.A. Wanda, dan M. Hasan. 1978. Rumput laut (algae): manfaat, potensi dan usaha budidayanya. Lembaga Oseanologi Nasional-LIPI: 61pp.

Sinyo, Y. dan N. Somadayo. Studi keanekaragaman jenis makroalga di perairan pantai Pulau Dofamuel Sidangoli Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat. Jurnal Bioedukasi 1(2):120-130.

Sukiman, A. Muspiah, S.P. Astuti, H. Ahyadi dan E. Aryanti. Keanekaragaman dan distribusi spesies makroalga di wilayah Sekotong Lombok Barat. Jurnal Penelitian UMRAM 18(2):71-81.

Suryana, 2010. Distribusi makroalga coklat (phaeophyta) di pantai barat Cagar Alam Pananjung Pangandaran Jawa Barat. Prosiding Biodiversitas dan Bioteknologi Sumberdaya Akuatik-UNSOED, 26 Juni 2010, Purwokerto: 88-91.

Susanto, A.B. 2000. Abalon dan rumput Laut. Navilia Idea. Jakarta.

Tampubolon, A., S. Grevo, Gerung, dan W. Billy. 2013. Biodiversitas Alga Makro di Lagun Pulau Pasige Kecamatan Tagulandang Kabupaten Sitaro. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis 2(1):35-43.

Wijayanti, M. 2007. Kajian kualitas perairan di pantai Kota Bandar Lampung berdasarkan komunitas hewan makrobenthos [Tesis]. Universitas Diponegoro Semarang.

Yudasmara, G. A. 2011. Analisis komunitas makroalga di perairan Pulau Menjangan Kawasan Taman Nasional Bali Barat. Widyatech Jurnal Sains dan Teknologi 11(1):90-99


Refbacks

Powered by OJS | Design by ThemeOJS